Skip to HeaderSkip to PostSkip to Footer

10 Cara Ampuh Mempercepat Koneksi Internet Wi-Fi

Table of Content


    Cara Mempercepat Koneksi Internet Wi-Fi — Bagi sebagian orang sering orang menyebut “Ah! Gak ada internet sanggup mati gaya nih gue“. Mati gaya disitu tentu maksudnya adalah tidak sanggup melaksanakan apa-apa atau tidak sanggup berkreasi atau dalam kata lain beliau akan merasa sangat bosan atau sanggup juga memang beneran mati gaya alasannya ialah kini aneka macam orang yang suka bergaya dengan memotret diri sendiri(selfie) atau dengan sobat dan mengupload nya ke sosial media. Kalimat tersebut terperinci menggambarkan kepada kita bahwa sebegitu pentingnya Internet bagi seseorang ketika ini.

    Ada banyak cara untuk terkoneksi dengan internet, ada yang memakai koneksi kabel, ada yang memakai koneksi nirkabel, atau Wi-Fi menyerupai yang banyak kita temukan di kafe-kafe atau kini bahkan sudah banyak dipakai oleh perorangan dirumahnya masing-masing.
    Koneksi nirkable WiFi yang jelek tentunya sanggup menciptakan orang merasa tertekan. Terutama ketika internet telah jadi bab dari hidup sehari-hari, mulai dari hiburan sampai soal pekerjaan.
    Namun Anda sanggup tidak perlu panik kalau koneksi WiFi di rumah mendadak terhambat. Langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengecek router yang Anda gunakan. Pasalnya, mulai dari posisi hingga pengaturan router ini akan kuat pada kuat atau tidaknya sinyal WiFi.
    Saat mengecek router Anda, pastikan Anda mencoba 10 langkah sederhana ini untuk mempercepat koneksi internet Wi-Fi anda, menyerupai yang diposting situs Vox, Jumat (9/1/2015).
    1. Cek posisi router
    Mengecek posisi router terkesan hal sepele, padahal efeknya sanggup besar. Router bekerja mengirimkan sinyal ke semua arah. Karena itu, sebaiknya letakkan router di bab tengah ruangan.
    Bila router diletakkan di samping jendela, maka ada sinyal yang dikirimkan ke luar. Ini akan menciptakan WiFi tersebut sia-sia dan tidak menjangkau seluruh bab ruangan.
    2. Jangan diletakkan di lantai
    Letakkan router di daerah yang tinggi, contohnya meja atau lemari. Posisi yang lebih tinggi akan menguntungkan alasannya ialah router dirancang untuk mengirimkan sinyal ke bawah. Selain itu, lantai mengandung materi semen, beton dan logam yang sulit ditembus oleh sinyal WiFi.
    3. Letakkan router di daerah khusus

    Sinyal WiFi akan terpancar lebih kuat di dalam ruangan daerah Anda menyimpan router tersebut. Atas dasar itu, sebaiknya Anda meletakkan router tersebut dalam ruangan yang sering Anda tempati ketika memakai internet.

    4. Pilih daerah terbuka
    Ada banyak materi yang sanggup menyerap sinyal router dan mengurangi kinerjanya. Untuk menjaga biar kinerja sinyal tetap optimal, sebaiknya Anda tidak meletakkan router di antara mebel berukuran besar dan dinding, atau di dalam lemari. Pilihlah posisi yang bebas himpitan serta membuat router tersebut sanggup terlihat dari manapun.

    5. Jauhkan dari elektronik lain
    Jauhkan router Anda dari perangkat elektronik lain, seperti microwave, telepon nirkabel, serta TV. Perangkat apapun yang menghasilkan sinyal elektromagnetik sanggup mengganggu dan melemahkan kinerja sinyal WiFi.
    6. Atur antena biar berdiri
    Atur biar antena router berada di posisi vertikal. Posisi ini akan menciptakan sinyal terpancar secara horizontal sehingga sinyal WiFi lebih gampang menjangkau seluruh bab ruangan.
    7. Periksa kekuatan sinyal
    Ada sejumlah aplikasi, seperti Cloudcheck atau Amped yang sanggup dipakai untuk keperluan ini. Saat mengecek sinyal, Anda sanggup memetakan bab mana yang mendapatkan sinyal kuat dan mana yang mendapatkan sinyal lemah.
    8. Atur piranti lunak router
    Anda juga sanggup mempercepat koneksi WiFi dengan memasukkan pengaturan tertentu pada piranti lunak router. Akses menuju piranti lunak ini sanggup dibuka melalui IP khusus. Anda sanggup mengeceknya pada bab bawah routeratau pada panduan yang disertakan dalam boksnya.
    Setelah masuk ke dalam sajian pengaturan, ubahlah channel frekuensi router tersebut. Biasanya ada 14 channelyang sanggup dipilih. Channel terbaik biasanya ialah 1, 6, dan 11. Channel tersebut cenderung minim gangguan alasannya ialah jarang bersinggungan dengan channel yang dipakai orang lain.
    Selain pengaturan channel, cek juga pemutakhiran firmware. Biasanya pembuat router akan mengeluarkan pemutakhiran firmware untuk memperbaiki kinerja perangkatnya.
    9. Lakukan speed test
    Lakukan speed test untuk mengetahui letak problem koneksi Anda. Pertama cobalah melakukannya dengan koneksi WiFi, kemudian lakukan hal serupa memakai koneksi kabel. Jika keduanya sama-sama buruk, berarti problem ada pada penyedia layanan internet Anda.
    10. Beli router baru
    Ini ialah jalan terakhir. Bila semua sudah dicoba dan Anda sudah memastikan problem tidak berasal dari penyedia layanan internet, belilah router baru.

    Comments

    Post a Comment

    This is a comment message for you.