Skip to HeaderSkip to PostSkip to Footer

Harta yang Wajib Dizakati, Hitung Semua!

Table of Content
    Bismillahirrohmannirrohim.
    Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
    Alhamdulillah pada hari yang penuh rahmat ini Allah masih senantiasa menjaga kami dan masih mengijinkan kami untuk corat-coret di blog sederhana ini.

    Syukur selalu kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang sampai detik ini masih senantiasa memberikan nikmat yang tiada habisnya dan tak akan pernah bisa kita menghitungnya.

    Shalawat serta salam tak henti-hentinya kami haturkan ke junjungan Nabi agung Muhammad SAW yang kita nanti syafaatnya di akhirat kelak.

    Pada Artikel sebelumnya kami telah sedikit membahas tentang cara praktis menghitung zakat.  Sedikit mengingat, menambahkan dan menekankan Emas dan perak, kendaraan yang kita pakai sehari-hari dan rumah yang kita tinggali bukan merupakan sesuatu yang wajib untuk dizakati.


    Sahih Bukhori no. 1370-1371 dan Sahih Muslim 1631-1632:
    Abu Huroiroh berkata: Rasulullah berkata:

    لَيْسَ عَلَى الْمُسْلِمِ فِي فَرَسِهِ وَغُلَامِهِ صَدَقَةٌ
    Laisa ‘alal muslim fii farosihi wa ghulaamihi shodaqoh
    " Tidak ada kewajiban zakat bagi muslim atas kuda dan budaknya "

    Hadits diatas merupakan hadits yang dijadikan pedoman bahwa kendaraan (motor, mobil, sepeda) tidak terkena zakat. Kuda diatas dikaitkan mempunyai arti yang sama sebagai tunggangan dan pada era sekarang ini orang-orang lebih menyebutnya kendaraan. Hal ini juga digaris bawahi oleh para ulama bahwa kepemilikan dari kendaraan tersebut tidaklah melampaui batas. Misalnya : Dalam satu keluarga terdapat 3 orang, jumlah mobil yang dimiliki ada 3, satu mobil digunakan ayah untuk pergi ke kantor, satu mobil lagi digunakan ibu untuk ke pasar dan satu mobil digunakan oleh anaknya untuk bersekolah (kuliah) maka kendaraan tersebut tidak terkena zakat namun ketika keluarga tersebut mempunyai 3 mobil dan hanya satu mobil saja yang digunakan maka dua mobil sisanya wajib dizakati. semua yang didiamkan di rumah (tak terpakai) maka tersebut terkena zakat, karena hal itu bisa dimasukkan dalam investasi.

    Dalam sebuah majelis ada seorang bapak-bapak yang bertanya kepada ustadz, Beliau mendapatkan warisan tanah dan rumah. Tanah dan rumah tersebut hanya di diamkan selama hampir 20 tahun tanpa diberi zakat sedikitpun. Ustadzpun menjawab bahwa bapak tersebut berdosa, jika tanah dan rumah itu ditinggali maka tidak wajib zakatnya namun karena hanya didiamkan (tak terpakai) maka wajib zakat atasnya. Ustadz menyuruh bapak agar bapak segera membayar zakat-zakatnya. Bapak tersebut terdiam sebentar lalu berkata lagi " kalau di-zakati mulai dari 20 tahun yang lalu bisa-bisa habis tak bersisa rumah dan tanah tersebut"! Ustadz menjawab " Iya benar" namun apakah anda rela jika justru tanah dan rumah itulah yang menghambat anda untuk masuk surga?"
    Di akhir tanya jawab ustadz berpesan kepada semua jama'ah majelis. "Islam tidak melarang umatnya kaya, malahan justru Islam menganjurkan agar seluruh umatnya kaya, Namun kekayaan itu haruslah diimbangi dengan ilmu agar kekayaannya tidak menjadi kalung api yang menjerat dileher saat di akherat kelak".

    Sahih Muslim no. 1633:
    Abu Huroiroh berkata: Rasulullah berkata:

    لَيْسَ فِي الْعَبْدِ صَدَقَةٌ إِلَّا صَدَقَةُ الْفِطْرِ
    Laisa fil ‘abdi shodaqoh illaa shodaqotul fithr

    Tidaklah seorang budak berzakat kecuali zakat fitrah.

    Seorang budak belian juga tidak diwajibkan berzakat kecuali zakat fitrah.

    Lanjut ke pembahasan materi pada artikel sebelumnya. artikel terkait harta-harta yang wajib dizakati saya telah menuliskan yang pertama zakat emas dan perak kemudian yang kedua adalah zakat profesi.
    Zakat emas dan perak serta zakat profesi 
     3. Zakat utang
    Jika seseorang memiliki harta hingga sampai nisab dan telah berlalu satu tahun sementara dia mempunyai utang bagaimana caranya?
    a. Jika utangnya sangat banyak sehingga mengurangi nisab maka tidak ada kewajiban membayar zakat.
    Contohnya : Seseorang mempunyai tabungan 50 juta (50.000.000) tetapi utang yang dia miliki sebesar 40 juta (40.000.000) maka jumlah harta yang dia miliki 10 juta (10.000.000) belum sampai nisab berarti dia tidak wajib bayar zakat.
    b. Jika utangnya tidak mengurangi saldo maka wajib terkena zakat.
    Contohnya : Seseorang mempunyai tabungan di Bank sebesar 100 juta (100.000.000), gaji yang di dapat selama setahun 50 juta (50.000.000) total hartanya 150 juta (150.000.000) sedangkan hutang jatuh tempo yang dimiliki sebesar 100 juta (100.000.000). Sisa harta dikurangi dengan hutang masih ada 50 juta (50.000.000) maka orang tersebut wajib zakat.karena saldonya 50.000.000 berapa zakatnya?
    2,5% x 50.000.000 = 1.250.000
    Bagaimana zakat utang yang diansur? Utang yang diansur tersebut tidaklah menggugurkan zakat kecuali yang jatuh tempo.
    Contohnya: kita memiliki tabungan selama satu tahun berjumlah 100.000.000, utang rumah pertahun 30.000.000, saldo masih 70.000.000 berarti kita wajib zakat

    4. Zakat Perniagaan/Zakat perdagangan/Zakat tijarah
    Seseorang akan terkena zakat perdagangan jika memenuhi beberapa syarat;
    a. Dia berniat untuk melakukan usaha perdagangan
    b. Mempunyai barang yang mau dijual dan diniatkan untuk diperjualbelikan. Beda antara menjual untuk mencari untung dengan menjual untuk menutupi utang
    c. Nilai barang tersebut sudah sampai nisab
    d. sudah berlalu satu tahun (haul) dan jumlah barang tersebut nilainya 42.500.000

    Contohnya :
    Seseorang berjualan laptop, jumlah semua laptop yang dijual ada 20 buah. Harga dari satu buah laptopnya adalah 10.000.000. (total aset dagang bukan keuntungan adalah 200.000.000. dia mempunyai niat memasang atau memajang barang dagangannya di tempat-tempat perdagangan misalnya Blok M.) misalnya dia mendapatkan keuntungan 50.000.000 pertahun maka jumlahnya adalah 250.000.000. Dihitung juga jumlah pengeluaran, pegawai, sewa tempat, utang dll (semisal gaji pegawai 12 juta pertahun, sewa tempat 10 juta pertahun, utang yang belum di bayar 8 juta totalnya adalah 12 juta + 10 juta + 8 juta = 30 juta) maka perhitungannya 250.000.000 - 30.000.000 = 220.000.000 dikalikan 2,5% sama dengan 5.500.000 (zakat yang harus di bayar) *untuk catatan meskipun dalam berdagang tersebut rugi dalam artian tidak laku atau barangnya dicuri orang tetap saja wajib membayar zakat dengan mempertimbangkan empat poin di atas.

    5. Zakat Investasi Properti
     Zakat investasi properti ini seperti menyewakan ruko, losmen, hotel, sarana transportasi, kereta, kapal laut dan lain-lain. Zakat investasi properti ini tidak terkena zakat jika tidak ada yang menyewa karena uang yang didapat adalah dari uang sewa tersebut. Cara mengeluarkan zakatnya adalah ketika hasil sudah mencapai nisab, maka wajib dikeluarkan zakatnya.(tanpa menunggu haul)
    Contohnya:
    Hasil sewa gedung langsung tunai sebesar 100 juta (100.000.000), kemudian ditambah uang tak terpakai di bank dan dikurangi utang-utangnya.

    yang kedua adalah, jika belum sampai nisab maka belum wajib zakat.
    Contohnya:
    Seorang guru mempunyai kontrakan kecil-kecilan, omset pertahun 15 juta (15.000.000) ditambah gaji sebagai guru selama setahun sebesar 35 juta (35.000.000) kemudian dia juga mempunyai tabungan sebesar 10 juta maka jumlah totalnya 60 juta dikurangi utang-utangnya masih sisa 50 juta (50.000.000) dalam hal ini menunggu sampai setahun( haul)
    Penjelasan Haul dan Nisab
    6. Zakat Perusahaan
     Zakat perusahaan itu sendiri dibagi menjadi dua;
    a. Perusahaan yang bergerak dalam jual beli, maka asetnya dihitung. penghitungannya sama dengan zakat perniagaan

    b. Perusahaan yang bergerak dalam sewa menyewa. penghitungannya sama dengan zakat investasi properti

    7. Zakat Saham
    Contoh : Seseorang mempunyai saham 50 ribu lembar. setiap lembar saham nilainya 2000. adapun keuntungan (deviden) 200 per lembar. Jadi 200 x 50.000 = 110 juta maka orang tersebut wajib membayar zakat

    8. Zakat Pertanian
    Dalil dari Zakat pertanian yaitu QS. Al Anam 141;
    وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ 

    "dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan"
    Khusus zakat pertanian tidak ada syarat haul (1 tahun), Apabila sawah diairi dari sungai atau air hujan maka zakatnya adalah 10% sedangkan apabila pengairannya menggunakan pengairan biaya sendiri maka zakatnya adalah 5%.

    9. Zakat Peternakan
     Zakat Kambing dan domba

    Jumlah KambingBesar Zakat
    40-1201 ekor kambing (2th) atau domba (1th)
    121-2002 ekor kambing/domba
    201-3003 ekor kambing/domba
    301-4004 ekor kambing/domba
    401-5005 ekor kambing/domba   
     rejeki tidak lancar? coba amalkan ini
    Zakat Sapi dan Kerbau
    Jumlah SapiBesar Zakat
    30-391 ekor sapi jantan/betina tabi'
    40-591 ekor sapi jantan/betina musinnah'
    60-692 ekor sapi jantan/betina tabi'
    70-791 ekor sapi musinnah dan 1 ekor tabi'
    80-892 ekor sapi musinnah
    90-993 ekor tabi' (sapi berumur satu tahun atau memasuki tahun kedua)
    100-1092 ekor tabi' dan 1 ekor musinnah (sapi berumur satu tahun atau memasuki tahun ketiga)
    110-1192 ekor musinnah dan 1 ekor tabi'
    120-1293 ekor musinnah atau 4 ekor tabi'
    130-160 dstsetiap 30 ekor, 1 tabi' dan setiap 40 ekor, 1 musinnah

    tabi' :  sapi berumur 1 tahun (masuk tahun kedua)
    musinnah : sapi berumur 2 tahun (masuk tahun ketiga)

    Zakat Unta
    Jumlah UntaBesar Zakat
    5-91 ekor kambing
    10-142 ekor kambing
    15-193 ekor kambing
    20-244 ekor kambing
    25-351 ekor bintu makhad betina (unta genap 1 tahun sampai 2 tahun)
    36-451 ekor bintu labun (genap 2 tahun masuk 3 tahun)
    46-601 ekor hiqqoh (genap 3 tahun masuk 4 tahun)
    61-751 ekor jadz'ah (genap 4 tahun masuk 5 tahun)
    76-902 ekor bintu labun
    91-1202 ekor hiqqoh
    121-1293 ekor bint labun
    130-1391 ekor hiqqah dan 1 ekor bint labun
    140-1492 ekor hiqqah dan 1 ekor bint labun
    150-1593 ekor hiqqah
    160-1694 ekor bint labun
    170-1793 ekor bint labun dan 2 ekor hiqqah
    180-1892 ekor bint labun dan 2 ekor hiqqah
    190-1994 ekor hiqqah
    200-2094 ekor bint labun dan 1 ekor hiqqah
    210-2193 ekor bint labun dan 2 ekor hiqqah
    220-2292 ekor bint labun dan 3 ekor hiqqah
    230-2391 ekor bint labun dan 4 ekor hiqqah
    240-249Dan seterusnya mengikuti kelipatan di atas

    Demikianlah cara-cara praktis menghitung zakat, sekarang cobalah hitung harta kekayaan saudara.
    Apakah sudah benar saudara dalam menghitungnya? Jangan sampai harta yang kita kumpulkan menjadi bumerang bagi kita di akhirat nanti.

    Apabila anda masih ragu dalam menghitungnya, saudara bisa menghubungi lembaga-lembaga zakat di daerah masing-masing untuk membantu untuk menghitungkannya.

    --Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam pengetikan ataupun penyampaian informasi, penulis hanyalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa karena kebenaran semata-mata hanya milik Allah Azza wa Jalla--

    -- Sampaikanlah walau hanya satu ayat --

    Comments

    Post a Comment

    This is a comment message for you.